Semangat Untuk Indonesia dan Arti Kepahlawanan Blogger Boy

Ngga masalah gan.. Lha wong saya masih muda, masih punya jiwa meledak-ledak dan apa salahnya saya aware pada INDONESIA sejak masih muda? Selagi masih bisa kenapa tidak???

Angin posting sedang berhembus ke arah Nasionalisme dan INDONESIA. Entah kenapa?! Saya lagi benar-benar bersemangat untuk nulis tentang Indonesia dan lagi berkampanye untuk VOTE PULAU KOMODO dengan teman-teman di jejaring sosial, terutama teman chatting di Facebook. Kenapa Facebook dan kenapa chatting? Simple aja kok, mereka mengakses Facebook kan ada koneksi internet, maka dari itu saya memberdayakan mereka untuk meninggalkan ruang chatting sejenak dan beralih ke situs voting pulau Komodo.

Kenapa saya juga berkampanye? Simple juga jawabannya, karena saya anggap anda mau dan anda mampu! Bahkan, dengan turut vote pulau Komodo anda juga bisa disebut pahlawan tanpa tanda jasa dan popularitas. Dan jika nanti pulau Komodo terpilih sebagai salah satu Keajaiban Dunia, maka anda bisa berbangga hati telah memiliki INDONESIA.

Ups.. tadi saya menyebut kata pahlawan ya? Ini dia yang merupakan inti permasalahan di artikel ini. Definisi Pahlawan Nasional di Indonesia dan Arti Pahlawan Bagi Blogger Boy. Karena ada sedikit perbedaan pendapat antara saya dan Wikipedia.

Jiaah!! Debat kok sama Wikipedia?! Ngga masalah gan.. Lha wong saya masih muda, masih punya jiwa meledak-ledak dan apa salahnya saya aware pada INDONESIA sejak masih muda? Selagi masih bisa kenapa tidak??? Selagi masih punya pendapat kenapa tidak berdebat, suka ya dengan keadaan yang setuju-setuju aja kayak jamannya pak Harto??wkwkwk.. Kita udah Merdeka, man!!

Menurut yang saya baca di Wikipedia tentang kata “Pahlawan”, ini dia yang saya dapati…

Pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. Kata “pahlawan” berasal dari bahasa Sansekerta phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara, dan agama. Dalam aturan resmi Indonesia, pahlawan nasional Indonesia adalah:

  1. Warga Indonesia yang telah meninggal dunia.
  2. Telah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata, perjuangan politik, atau perjuangan dalam bidang lain mencapai/merebut/mempertahankan/mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.
  3. Telah melahirkan gagasan atau pemikiran besar yang dapat menunjang pembangunan bangsa dan negara.
  4. Telah menghasilkan karya besar yang mendatangkan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat luas atau meningkatkan harkat dan martabat bangsa Indonesia
  5. Pengabdian dan perjuangan yang dilakukannya berlangsung hampir sepanjang hidupnya, tidak sesaat, dan melebihi tugas yang diembannya.
  6. Perjuangannya mempunyai jangkauan luas dan berdampak nasional.
  7. Memiliki konsistensi jiwa dan semangat kebangsaan/nasionalisme yang tinggi.
  8. Memiliki akhlak dan moral yang tinggi.
  9. Pantang menyerah pada lawan ataupun musuh dalam perjuangannnya.
  10. Tidak pernah melakukan perbuatan tercela yang merusak nilai perjuangannya.

Ada dua poin yang crash dengan pendapat saya, tidak semuanya. Apa saja itu? Coba disimak:

  1. Warga Indonesia yang telah meninggal dunia. Ini adalah yang terkonyol dari yang paling konyol bagi saya. Kenyataannya juga konyol. Nasib pahlawan di Indonesia ketika masih hidup terlonta-lonta, hidup dibawah garis kemiskinan, dan tidak punya tempat tinggal yang layak sehingga ada yang digusur-gusur. Tapi setelah meninggal, mau memberikan gelar kepahlawanan aja dipermasalahkan. Contoh nyata dan anda pasti tau adalah Gus Dur.  Kalau anda pernah baca buku sejarahnya Multatuli anda pasti juga sependapat dengan saya, Douwes Dekker itu warga negara Belanda lho! Tapi dia mengkritik penjajahan Belanda di Indonesia lewat bukunya yang berjudul Max Havellar. Itu adalah keberanian dan wujud kepahlawanan yang berani membela yang lemah dan berani berkata tentang kebenaran! Apakah harus warga negara Indonesia yang bisa diangkat jadi pahlawan nasional dan kudu mati dulu? Bagi saya, aneh aja.
  2. Poin nomer 3 dan nomer 6. Mimpi melakukan yang besar-besar tapi tidak pernah melakukan langkah nyata! Menjadi pahlawan ngga perlu yang besar-besar kok, mulai dengan yang kecil dulu dan yang terpenting “punya rasa” untuk Indonesia. Kalau ingin punya gagasan besar, ngga mungkin lah seseorang tidak biasa berpikir dengan hal yang kecil-kecil. Atau malah saya ekstrimkan sekalian deh. “Mana mungkin menggagas yang besar-besar, orang mikir yang kecil-kecil aja udah minta obat sakit kepala!” atau “Mana mungkin kita merdeka tanpa jasa Cut Nyak Dien, Pangeran Diponegoro, dan pahlawan daerah yang lain?” Meskipun pada akhirnya muncul pergerakan nasional setelah adanya Sumpah Pemuda, tapi itu semua kan berkat adanya semagat kepahlawanan kedaerahan yang ada di Indonesia? Kalau ngga ada semangat dari satu daerah kecil, yang ada sebagian besar daerah pasti masih pro pada Belanda.

Nah itu saja yang ingin saya perdebatkan dengan aturan pemberian gelar Pahlawan Nasional yang tertulis di Wikipedia, selebihnya sangat oke.

Berjuang di jaman modern ngga perlu bawa senapan. Modalnya hanya keyakinan, rasa memiliki, tulus dan *Social Media*.

Lho kenapa SocMed?

Sekarang anda bisa perhatikan tulisan saya ini.. “Mana mungkin kita bisa yakin kalau kita merdeka kalau Proklamasi Bung Karno tidak terdengar dan tersebar sampai seluruh wilayah Indonesia? Belanda datang lagi tinggal bilang to,, sori boss aku sudah merdeka sejam yang lalu..  Tuh Mesir sudah dengar dan sudah megakui kemerdekaan kami.. Sorii banget ya, Ndho!”

Socmed adalah sarana kita untuk menyebarkan dan memberdayakan banyak orang untuk bisa menjadi pahlawan untuk Indonesia. Makanya ya jangan sebel-sebel sama social media, pada kenyataannya ini bisa dibuat sarana untuk menyerukan suara anak bangsa kok. Dan ini mempermudah cara kita untuk mengambil langkah nyata untuk INDONESIA.

Kalau saya sudah bersemangat, bagaimana dengan anda? Masihkah tidak peduli dengan bangsamu sendiri? Atau VOTE Pulau Komodo sepertinya masih berat bagi anda dan masih menilai saya sok pahlawan atau sok Nasionalis? Kalau masih, berarti anda masih kalah sama fesbuker dari segi “Aku Cinta INDONESIA” nya ..wkwkwkwk.. :)

Incoming search terms:

  • arti kepahlawanan
  • pengertian kepahlawanan
  • pengertian pahlawan indonesia
  • artikel kepahlawanan
  • artikel kepahlawanan indonesia
  • wujud kepahlawanan
  • pengertian jiwa kepahlawanan
  • definisi jiwa kepahlawanan
  • definisi pejuang
  • definisi kepahlawanan

19 Comments

  1. Erdien

    Untuk menjadi pahlawan memang tidak harus denagdengan menghunus pedang atau mengokang senapan di medan perang. Kita dapat menjadi pahlwan dalam kapasitas masing-masing sesuai bidangnya, asalkan itu benar-benar dilakukan dengan penuh ketulusan :)

    ← Reply

    • Andre

      @Erdien, betul pak, asalkan bisa terbaik di bidangnya dan berguna bagi negara..

      ← Reply

  2. 2R

    Saya sependapat dengan Kang Erdien, gelar Pahlawan bisa dilihat dari berbagai Versi, Seorang suami/ayah jg bisa disebut sebagai pahlawan keluarga kan?
    .-= 2R´s last blog ..Artikel Hot Thread =-.

    ← Reply

    • Andre

      @2R, Iya pak,, di artikel saya juga sudah bicara tentang pahlawan yang punya keyakinan, rasa memiliki dan tulus kan?? Nah itu juga didapati di sosok seorang Ayah.. :)

      ← Reply

  3. arief maulana

    aku udah vote.
    Btw sepertinya upaya masih kurang. masa cuma koar2 vote komodo doang.

    Dari pihak pengelolanya juga mestinya ada program apa gitu. pun dari pemerintah juga. Klo cuma koar2 vote dan vote, orang ya males. Kesannya juga spam…

    ← Reply

    • Andre

      @arief maulana, Bener juga sih mas,, pengelolanya sepertinya juga biasa-biasa saja..
      Tapi saya tidak memandang itu sebagai alasan untuk stop berkampanye,, selagi ini yang bisa saya lakukan ya saya lakukan…hehe :)

      ← Reply

    • Agus Siswoyo

      @arief maulana, Betul mas, Pemerintah harusnya menggandeng kalangan blogger (ngarep.com) supaya vote ini lebih mewabah di masyarakat online. Karena kalau benar terpilih, yang untung juga Negara. Blogger cuma kebagian review doang.
      .-= Agus Siswoyo´s last blog ..Review Buku: Resep Cespleng Menulis Buku Best Seller =-.

      ← Reply

      • Andre

        @Agus Siswoyo, Kalau blogger di rangkul.. Pasti blog-blog para superstar ini sudah masuk.. Saya mau nebeng juga deh.. hihihi..

        ← Reply

  4. Fuvenanda

    Kenapa harus nunggu meninggal dulu ya baru jadi pahlawan. Jadi ragu mau jadi pahlawan.ckck

    ← Reply

  5. dobleh yang malang

    wah kalau blue jadi pahlawan..pahlawan apa y yg pantas..pahhlawan lebay kali y……….heheheh lari sebelum disembeleh
    salam hangat dari blue
    .-= dobleh yang malang´s last blog ..Malam malamku bagai seribu bintang……… =-.

    ← Reply

    • Andre

      @dobleh yang malang, wakaka.. Semua orang bisa jadi pahlawan kok,, asal mau tulus dalam berjuang… :)
      Salam hangat juga dari blogger boy… :D

      ← Reply

  6. Mastyo

    Menjadi pahlawan ngga perlu yang besar-besar kok, mulai dengan yang kecil dulu dan yang terpenting “punya rasa” untuk Indonesia. Kalau ingin punya gagasan besar, ngga mungkin lah seseorang tidak biasa berpikir dengan hal yang kecil-kecil. Atau malah saya ekstrimkan sekalian deh. “Mana mungkin menggagas yang besar-besar, orang mikir yang kecil-kecil aja udah minta obat sakit kepala!”

    semua orang bagi saya adalah bisa menjadi pahlawan baik bg dirinya sendiri atau bagi orang lain, krn mjd panutan orang lain pun bs dikatakan pahlawan kok, yg penting mjd berguna bagi orang lain. Live to learn .. learn to live
    .-= Mastyo´s last blog ..Dipilih dipilih dipilih…. =-.

    ← Reply

    • Andre

      Yups… Yang penting beguna untuk diri sendiri (kehidupan pribadi), orang lain, sesama, dan Bangsa..

      ← Reply

  7. hanifilham

    hwehehe, ulasannya mantab mas andre. Pahlawan itu perspektif berbeda setiap individu, dan kita menghargai segala bentuk kepahlawanan yang terjadi setiap harinya, jadi ingat, seperti saat dilampu merah, seorang pengendara sepeda motor memberikan uang kepada pengemis dengan jumlah yang tak sedikit, sedangkan yang lain hanya menyaksikannya saja, saya anggap itu kepahlawanan, karena dari sisi kemanusiaan sang pengemis, meminta2 seharian penuh, uang berapapun nilainya baginya sangat berarti.
    .-= hanifilham´s last blog ..CARiD.com – Car Accessories, Truck Accessories =-.

    ← Reply

    • Andre

      Pahlawan memang bisa dilihat dari berbagai sudut pandang mas, dan setiap orang bisa jadi pahlawan.. Pengemis itu juga sudah jadi pahlawan tunggal dari kehidupan yang penuh dengan perjuangan..

      ← Reply

  8. cara mengatur keuangan

    kita pun bisa jadi pahlawan,..
    meskipun g bs jadi pahlawan buat org lain setidak nya kita bisa jadi pahlawan buat diri kita sndiri,…

    ← Reply

  9. lulu

    kalau buku yang mengulas tentang arti dan seluk beluk tentang kepahlawanan ada gak ya??? soalnya pusing cari buat referensi pembuatan skripsi

    ← Reply

Leave a Reply

*