13 Alasan Akun Facebook Anda di Banned

bans-facebookAkhir-akhir ini banyak laporan tentang akun-akun facebook yang tiba-tiba tidak bisa di akses lagi.
Disini ada 13 alasan kenapa akun facebook kita akan dibanned oleh pihak Facebook:

1. You didn’t use your real name
Don’t try to use a nickname (or initials)in lieu of the name on your birth certificate, because Facebook will find you and spit you out.
Tidak menggunakan nama asli.

2. You joined too many groups
Remember that the maximum limit is 200 groups per user. More than that just looks desperate, don’t you think?
Bergabung dengan terlalu banyak group. Maksimum kita bisa bergabung dengan 200 group saja.

3. You posted too many messages on a wall or in a group
Even Guy Kawasaki had his account disabled–in his case for “excessive evangelism.”
Terlalu banyak posting di wall atau group.

4. You posted in too many groups, too many user’s walls
You may be axed More

Sejarah Karaton Surakarta Hadiningrat

surakartaKaraton Surakarta adalah sebuah warisan budaya Jawa. Wujudnya berupa fisik bangunan Karaton, benda artefak, seni budaya, dan adat tata cara Karaton. Keberadaannya yang sekarang ini adalah hasil dari proses perjalanan yang panjang, dan merupakan terminal akhir dari perjalanan budaya Karaton Surakarta.

Usaha memahami keadaannya yang sekarang tidak bisa lepas dari usaha mempelajari asal usul dan keberadaanya di masa lampau. Sebab sepenggal cerita dan deskripsi sejarah suatu peristiwa kurang memberi makna yang berarti, jikalau tidak dikaitkan dengan proses dan peristiwa yang lain. Oleh karena itu peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam satu alur yang sama akan memberikan pemahaman yang menyeluruh dan utuh dari situasi yang sama saat ini.

Dalam kajian sejarah Karaton Surakarta akan ditelusuri dan dideskripsikan latar belakang dan proses menemukan lokasi Karaton, pemindahannya, pembangunannya serta perkembangannya baik dari segi fisik bangunan maupun segi nonfisik. Deskripsi historis berdasarkan sumber informan, dokumen-dokumen karya sastra dan sebagainya diharapkan memberikan pengetahuan yang lebih mendalam tentang Karaton Surakarta.
Dari pengetahuan ini orang/masyarakat akan tumbuh kesadaran akan warisan budaya tersebut dan memiliki persepsi tertentu terhadap obyek tersebut.
Persepsi awal yang dapat dibentuk dari hasil kajian sejarah Karaton Surakarta ini pada gilirannya bisa More

Alasan Pria Sulit Mengucapkan Cinta

tidakmaupacaranTERNYATA, mengutarakan rasa cinta dan sayang bagi kaum adam tak semudah yang dibayangkan. Pertama, mereka harus memikirkan strategi yang tepat untuk mengungkapkan perasan. Belum lagi rasa takut yang selalu bila cinta yang mereka miliki ditolak sang pujaan hati.

Berbagai faktor di atas sering menjadi penghalang para kaum adam mengungkapkan perasaannya pada lawan jenis. Tak ayal, membayangkan kisah asmara pun hanya sebuah angan-angan.

Jika Anda yang ingin mengetahui apa saja alasan pria sulit mengungkapkan perasaan pada tambatan hati, She Knows memaparkannya:

Memiliki karakter yang tertutup

Keterbukaan merupakan salah satu kunci sukses keberhasilan sebuah hubungan. Namun, tak semua pria memiliki karakter yang mudah terbuka pada pasangan.

Karakter yang tertutup dan sulit terbuka bisa menjadi salah satu alasan mengapa pria sulit sekali menyatakan perasaannya pada tambatan hati.

Sikap sulit terbuka ini sering kali di identikkan dengan pola asuh keluarga. Konon hal ini disebabkan semenjak kecil kedua orang tua tidak menekankan sikap keterbukaan dalam rumah tangaa sehingga hal ini menjadi kebiasaan yang dibawa hingga mereka dewasa.

Kegagalan di masa lalu

Menjalin hubungan yang cukup serius namun gagal di tengah jalan, ternyata bisa mengakibatkan luka yang mendalam bagi sebagian pria. Tak heran bila kaum adam kerap mengurungkan niatnya untuk menjalin sebuah hubungan yang cukup serius.

Alasan ini juga disebabkan mereka tak ingin menyakiti hati wanita yang selalu menghujaninya dengan berbagai perhatian.

Mengalami kegagalan di masa lalu juga turut membuat pria lebih berhati-hati dalam mengungkapkan perasaan, terlebih untuk membuat sebuah komitmen.

Belum siap menyatakan cinta

Faktor kesiapan juga sangat memengaruhi pria untuk mengambil keputusan. Mereka cenderung sulit mengungkapkan perasaan karena faktor ketidaksiapan. Dan, tak sedikit yang mengaku takut cintanya bertepuk sebelah tangan. Tak heran, bila komitmen yang dinantikan tambatan hati pun tak kunjung datang.


Pak Menteri, Aku Ingin Bicara

catur-menteriMenonton siaran berita di televisi selama seminggu ini, headline utamanya adalah prediksi dan nominasi Menteri kabinet yang akan menjabat di pemerintahan tahun 2009-2014. Banyak nama bermunculan, berbagai profesi dan latar belakang, ada tua ada muda, ada muka lama dan ada pula “New Comer’s” atau pendatang baru. Banyak nama bermunculan, kinerja dan track recordnya di angkat oleh presenter siaran berita sembari membandingkan antara kinerja dan posisi yang sudah diprekdisikan.

Pertanyaan klasik yang muncul di benak saya, saudara atau mungkin seluruh rakyat Indonesia yang tergolong kaum “Kawula Alit” adalah, “Ntar kalo udah jadi Menteri akankah bapak/ibu menteri masih mau mengingat dan peduli pada kami?”. Mengingat akan kami yang kesusahan, mengingat akan kami yang butuh pekerjaan dan kehidupan yang layak, mengingat korban bencana yang masih merana di tenda-tenda darurat, mengingat akan mahalnya biaya pendidikan, masihkah peduli akan kebudayaan dan territorial bangsa yang masih di obok-obok oleh negara tetangga, masihkah peduli dengan TKI yang dianiaya, dan masihkah anda mengingat dan mau peduli dengan semua aspek kehidupan di Negeri ini, termasuk citra korupsi yang belum kunjung sembuh?? “Masihkah kau mencintaiku, Menteri?”.

Atau pak menteri bangga kalau saya tanya, “Pak, gaji yang begitu menggiurkan mau dipakai untuk apa saja?”; “Mau pakai mobil dinas untuk kemana saja?”; ATAU “Ntar kalo udah ngga jadi menteri mau dipenjara atau tidak? Kalo dipenjara, pastinya ingin kamar yang VIP dong?”

Lagi Ingin iseng-iseng bicara soal politik.. ~.~

Kisah Secangkir Kopi Yang Mendunia

starbucksApa yang akan Anda lakukan jika ide Anda ditolak dan dilecehkan-bahkan dianggap gila-oleh 217 orang dari 242 yang diajak bicara? Menyerah? Atau malah makin bergairah? Jika pilihan terakhir ini yang Anda lakukan, barangkali suatu saat, sebuah impian membuat bisnis kelas dunia bisa jadi milik Anda.

Yah, itulah kisah nyata yang dialami oleh Howard Schultz, orang yang dianggap paling berjasa dalam membesarkan kedai kopi Starbucks. “Secangkir kopi satu setengah dolar? Gila! Siapa yang mau? Ya ampun, apakah Anda kira ini akan berhasil? Orang-orang Amerika tidak akan pernah mengeluarkan satu setengah dolar untuk kopi,” itulah sedikit dari sekian banyak cacian yang diterima Howard, saat menelurkan ide untuk mengubah konsep penjualan Starbucks.

Dalam buku otobiografinya More

Libur Lebaran Ke Prambanan

Libur lebaran tahun ini diputuskan dalam waktu semalam untuk menghampiri salah satu dari banyak candi yang ada di Indonesia, Candi Prambanan. Berangkat bersama tiga orang pencari jati diri dan memang sangat hobby ngomongin candi belakangan ini. Kebetulan masing-masing juga mempunyai blog pribadi, Anjas Wijanarko dan Hassan.

Saya tidak akan bercerita banyak tentang sejarah atau seluk beluk candi Prambanan di sini. Mungkin Google dan Wikipedia atau guru sejarah lebih jago dan lebih detil bisa menceritakannya kepada anda. Di sini saya cuma mau narsis, agak filosofis dan mendadak jadi humoris lewat foto-foto yang bisa anda nikmati lewat layar monitor.

Untuk pembuktian bahwa saya benar-benar singgah di Candi Prambanan dan menanggulangi kemudahan asal comot foto hasil dari pencarian di Google untuk bahan posting, maka ada baiknya melihat otentifikasi jati diri saya di bawah ini. *Siap-siap bawa ember*

Nah sesuai keinginan posting yang berupa narsis, maka sudah layak kalau menaruh foto yang ada saya-nya lebih dari satu. Narsisss.. :D . Meskipun di bungkus dengan kata-kata otentifikasi. hehehe

Kalau anda mengamati tulisan di kaos saya, “Menyesal Jadi Orang Indonesia?”,  apakah anda juga demikian. Menyesal atau bangga? Atau malah biasa-biasa saja dengan provokasi foto saya berikut ini?

Mana yang lebih baik? Membangun aset? Atau membangunkan gedung untuk para orang keset (pemalas)?

Indonesia punya banyak candi. Di negara lain, ada juga tapi tidak banyak. Semua orang pastinya kagum oleh salah satu simbol peradaban umat manusia ini. Kita yang hidup di jaman serba gadget ini hanya di tuntut untuk menjaga dan melestarikannya saja. Namun untuk membuat, saya rasa bangsa ini tak akan mampu. Ngga tau deh, gedung DPR yang baru akan dibuat itu apakah akan dijadikan sebuah pencapaian bangsa Indonesia.

Jika menganggap bisa membangun gedung mewah dengan bertrilyun-trilyun dana negara. Kenapa sampai saat ini candi yang menjadi aset bangsa ini hanya menjadi seolah-olah seperti sampah bebatuan?

Keindahan dan kekayaan dari sebagian kecil negeri ini hanya bule bisa yang bisa mengapresiasi lebih. Lihat betapa seriusnya mister ini mendokumentasikan perjalanannya ke candi Prambanan.

Dia menganggap kalau negaranya ngga punya benda seperti ini. Pentagon mah lewat!! (Pentagon lebih keren dari rencana gedur baru DPR kan?)

Kira-kira apa saja sih yang bikin bule-bule itu antusias? Yiukkk kita lihat-lihat candi-candi lain yang sempat tertembak oleh mata kamera saya.

ArupadhatuSemakin Tinggi Semakin Arupadhatu

Dan ini foto yang paling saya kagumi dari perjalanan wisata di candi Sewu.

Yah… Berharap saja pemimpin negri kita ini bersedia untuk mencopot tingkat kenarsisannya! Tidak melakukan pencitraan absurd dan semakin bijaksana seperti sifat Buddha. Semakin tinggi dan semakin menjauhkan diri dari nafsu duniawi. (Arupadhatu)

Yap,, sekian dulu postingan versi liburan mudik dari saya. Bagaimana mudik anda tahun ini?