Mengenang Mbah Maridjan

Menyambung postingan yang kemarin, Letusan Merapi 2.0

Untuk mengenang Mbah Maridjan, juru kunci gunung Merapi yang hampir sepanjang hayatnya mengabdikan diri sebagai penjaga gunung teraktif di Indonesia. Saya menempelkan video tembang campur sari ciptaan Cak Diqin yang menggambarkan sosok Mbah Marijan yang “Rosa” (kuat).

Sederhana dan bersahaja, itulah yang bisa saya gambarkan dari sosok Mbah Maridjan.

Rest In Peace, mbah. Semoga anak cucumu bisa mencontoh kesederhanaan yang ada pada dirimu di tengah gerusan dunia yang makin tamak ini.

Incoming search terms:

  • jika uan ditiadakan dilihat dari segi ekonomi
  • arti klamut
  • karya tulis remesan
  • karya tulis remesan dan
  • klamut klamutan
  • perang ranjang
  • www main remes remesan

18 Comments

  1. Tweets that mention Mengenang Mbah Maridjan | Just Another Blogger Boy -- Topsy.com

    [...] This post was mentioned on Twitter by genter, Andrean Saputro. Andrean Saputro said: Mengenang Mbah Maridjan http://goo.gl/fb/jOOIF [...]

    ← Reply

  2. Cahya

    Ada beberapa hal yang memang di luar kuasa kita, namun tentunya ada hal yang positif juga yang dapat kita petik.

    ← Reply

    • Andre

      Yap..!

      ← Reply

  3. Rudy Azhar

    Saya sebenarnya sudah mulai bosan dengar nama Mbah Marijan dimana-mana. Apa korban yang lain tidak perlu dikenang juga?

    ← Reply

    • Andre

      Yang saya angkat bukan Mbah Marijan-nya doank tuh.. Lebih kepada kesederhanaan dan pengabdiannya.. Kalo bosen, saya juga bosen bos ngomongin pak Karno yang disebut sebagai proklamator sedangkan yang lain tidak. Padahal sama-sama berjuang. Gmn donk yes kalo begini?

      ← Reply

  4. yadiebaroos

    hal yang patut dicontoh dari mbah maridjan adalah keberanian dan pengabdiannya kepada negara ini, juga kesederhanaan yang memang pantas untuk kita tiru sebagai generasi penerus bangsa ini….
    jangan kita ikut semakin tamak akan harta dunia yang akhirnya dapat menelan korban orang yang tidak bersalah…..

    ← Reply

  5. ciwir

    selamat jalan semoga amal kebaikannya diterima kanjeng Gusti ALLAH SWT

    ← Reply

  6. Arief Rizky Ramadhan

    Hehehe kemarin pagi saya barusan nonton video begitu di TV. :D

    ← Reply

  7. aldy

    Semoga beliau diberikan tempat yang layak disininya. Dengan segala kelebihan dan kekuranganya sebagai manusia biasa, kita sudah menyaksikan sendiri bagaimana mbah marijan mengajarkan kita agar kukuh dengan keberanian dan kepercayaan kepada yang Maha Memberi.

    ← Reply

  8. isnuansa

    Tutup usia dalam tugas. Anumerta. -cmiiw-

    ← Reply

  9. Kecewa dengan keputusan mbah MARIJAN

    Mbah Marijan SETIA atau BUNUH DIRI?…

    ← Reply

    • Andre

      hanya Mbah Maridjan yang tau. Kalau saya pribadi sih ngeliatnya sebuah pengabdian.. :D

      ← Reply

  10. Agus Siswoyo

    batas antara setia pada pengabdian dan mbalelo jadi semakin sempit dalam kasus ini…

    ← Reply

  11. Agus Siswoyo

    batas antara setia pada pengabdian dan mbalelo jadi semakin sempit dalam kasus ini.

    ← Reply

  12. Free Mac Wallpapers

    si Mbah ga merasa seleb walau temenan ama Doni dan Denada :)

    ← Reply

  13. rizal

    wah mbah,,,,,,semoga tenang di alam sana ya

    ← Reply

  14. Erdien

    Keahajaan itu harus menjadi milik kita :D

    ← Reply

  15. Mengenang Artis Legendaris Ida Kusumah | Alde Blog

    [...] Mengenang Mbah Maridjan | Just Another Blogger Boy [...]

    ← Reply

Leave a Reply

*