Bermain Gitar, Majalah Musik Dan Google
Repost dari tulisan sebelumnya, di Blogdetik
“Belajar gitar itu, ujung jari kirinya harus mengapal dulu dan pergelangan tangan kananmu harus tahu ritme, Ndre…” — Mas Nano, tetangga sebelah rumah…
Inilah yang dikatakan tetangga waktu berniat meminjam gitarnya untuk belajar memainkan alat musik sejuta umat ini. Saya yang masih itu masih SD kelas 5, mengiyakan saja ucapan mas Nano itu.
Dengan modal gitar pinjaman, senar gitar string Pyramida Gold dan buku panduan bermain gitar bersampul merah serta semangat 45, saya mulai menghafalkan letak ujung jari di tab gitar dan posisi nomer senar serta menggenjreng dengan tangan kanan setelahnya. Jreeenggg…. Nada C keluar dari lubang resonansi. Begitu pula untuk kunci-kunci selanjutnya.
Kakek saya berlangganan harian Suara Merdeka. Setiap edisi hari Sabtu, saya selalu menggunting bagian lirik yang disemati kunci gitar di bagian halaman akhir koran lalu menempelkannya di sebuah buku bersampul biru tua sampai terkumpul banyak dalam kurun waktu setahun. Sayang, buku itu telah hilang. Namun saya masih ingat beberapa kliping lagunya, ada Nugie dengan Penulis Malam yang menggunakan nada dasar D dan If I Let You Go dari Westlife yang main di nada C. Kenapa itu yang diingat? Karena saya suka lagunya dan gampang dimainkan oleh gitaris belia semacam saya.
Dengan modal ketekunan kliping dan mencoba memainkan setiap lagi yang ada, di sekolah, saya dan teman-teman didaulat untuk menjadi pengiring musik saat kebaktian awal bulan di gereja. Pada saat itu saya memainkan gitar dan kadang-kadang bass.
SMP dan Beasiswa Yamaha Music
Menginjak SMP, dengan kemahiran yang dikatakan “sudah bisa main gitar”, saya tergabung dengan band sekolah yang lagi-lagi menjadi pengiring lagu gereja yang dipakai saat kebaktian. Namun, tidak melulu memainkan lagu gereja lagi, tapi sudah bisa memainkan lagu-lagu dari band-band Indonesia semacam Sheila on 7, PADI, Dewa 19 dan DEWA, Jikustik yang saat itu memang lagi nge-hits.
Karena sekolah saya mempunyai guru musik, yang juga tetangga kampung saya, maka saya berkesempatan untuk mengikuti lomba Ensamble tingkat SMP di auditorium Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta. Dan Andrean Saputro pada saat itu terpilih menjadi pemain gitar akustik terbaik dan grup musik ensamble saya keluar menjadi juara ke-2 dan diganjar dengan Beasiswa Yamaha Music yang membebaskan saya dari biaya SPP sekolah selama 2 tahun ditambah ganjaran gitar elektrik + mini sound dan amplifier. Ini berkat minat dan bakat yang dipoles setiap hari Rabu dan Kamis sore yang tiada lain dan tiada bukan adalah hari dimana ekstra kurikuler musik digelar. *bahasanya….*
Ah, ya, pada saat tampil di perlombaan tersebut, saya memainkan lagu “Potong Padi” dan “Rhythm of The Rain”-nya The Cascades tanpa stylesheet (.CSS) temannya HTML..
Majalah Musik
“Pada dasarnya, dengan banyak berlatih, kamu akan tahu berbagai macam variasi lagu dan lama kelamaan akan mengasah feeling.” — Pak Harinto, tetangga dan guru musik SMP

Sampai lusuh, karena sering digunakan
Makin dalam dan makin dalam, masa pengapalan jari saya sudah berlalu. Ujung jari kiri sudah keras dan tangan kanan sudah bisa memainkan tempo dan genjrengan atau petikan dalam tempo 4/4, 1/2 ataupun Waltz yang bertempo 3/4.
Lalu apa masalah selanjutnya? Mencari kunci gitar untuk memainkan sebuah lagu. Sebenarnya, mencari kunci dasar dan memainkannya itu bisa lewat feeling. Namun pada saat itu saya hanya bisa menemukan untuk lagu-lagu yang sederhana. Untuk lagu yang kompleks dan banyak variasinya seperti pada lagu Dewa dan Padi, tentu mencarinya akan kewalahan.
Untuk memainkannya, saya dan kawan-kawan band sekolah selalu membeli majalah musik dan selanjutnya dibawa ke studio untuk berlatih dan dimainkan.

Waktu SMP, saya sudah bisa mengakses Internet. Namun…. Saya belum tahu yang namanya Google! Blass…! Saya juga tidak yakin kalau pada saat itu (2002-2005) ada yang membagi-bagikan lirik dan chord sebuah lagu di halaman website.
Maka, dengan terbawa arus, saya berlangganan majalah HOT CHORD dengan harga Rp. 5000,- untuk memperbanyak referensi lagu yang nantinya akan didendangkan di dalam Studio Biru (Studio tempat saya dan teman-teman berlatih).
Saya, yang saat SMP terlibat dengan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) juga mengusulkan kalau perpustakaan bisa menyediakan majalah Hot Chord untuk dipinjamkan pada para siswa. Dan ternyata usul saya ini dikabulkan, dan sekarang saya masih menyimpan majalah dengan cap perpustakaan dimana itu adalah Hot Chord pertama yang disediakan oleh perpustakaan dan saya diberikan buku yang sama dengan alasan, “Nih, buat temen-temen kamu nge-band. Tapi jangan dinyanyikan pas di kebaktian awal bulan ya!” kata bu Mar, petugas perpustakaan yang juga pelatih alat musik pianika di ekskul musik.
Jaman Google dan Kemudahannya
Sekarang setelah sering bergumul dengan internet yang tidak pernah lepas dari Google untuk mencari referensi, saya menemukan betapa mudahnya menemukan lirik dan kunci sebuah lagu. Tinggal ketik judul ditambah dengan kata kunci “chord”…bang!!! sudah banyak tersaji. Tinggal print dan dipraktekkan. Tidak perlu menunggu sebulan untuk mencari tahu, dan probabilitas menemukan chord lagu yang diinginkan sangat besar. Berbeda jauh dengan dahulu kala, yang menunggu sebulan dan tidak tahu pasti apakah lagu yang diinginkan akan dimuat. Kalau tidak edisi besok, ya, edisi selanjutnya dan selanjutnya dan selanjutnya. Musisi muda ditengah ketidakpastian…hwahahaha….
)
Di setiap edisi Hot Chord, pasti dihadirkan rubrik Hot Tabs, dimana ada teknik petikan gitar dalam tablature. Namun sekarang, bentuk ini kalah dengan penyajian teknik bermain gitar yang disajikan lewat video. Untuk yang mau bisa dengan cepat menirukan petikan gitar (baik rythm ataupun melodi), mungkin video dapat membantu dan tidak dituntut mampu untuk membaca tablature (karena teknik membaca tablature untuk setiap alat musik bisa berbeda-beda).
Ini salah satu permainan gitar favorit saya, Scorpions – The Sails of Charon yang dibawakan oleh Uli Jon Roth.
Begitu pula dengan website official dari band, saya menemukan bahwa band Gigi, dalam GigiOnline.Com menyediakan halaman khusus yang memuat semua daftar album, judul dan lirik lagu dalam Discography secara komplet plus chordnya! Ruaarrr biasa… Dan lewat tautan ini, anda bisa tahu apa lagu favorit saya dari Gigi. ^^
Hmmm… Teknologi memang memudahkan ya…?
Saat ini sudah tidak bermain alat musik lagi, ujung jari sering berkegiatan dengan keyboard komputer. Dan kabarnya, majalah HC saat ini masih diproduksi dan bisa ditemukan di swalayan waralaba.
Hai alunan nada, biarpun sumbang, tetaplah sampaikan salam rinduku untuk musik yang telah memberiku kenangan indah pada suatu waktu yang telah berlalu… — Andrean, yang tiba-tiba #galau
Incoming search terms:
- majalah gitar
- cara petikan gitar
- cara menggenjreng gitar
- belajar petikan gitar
- belajar gitar dari awal
- majalah musik
- majalah chord gitar
- film kartun owl
- buku panduan bermain gitar
- cara belajar main gitar
He em… teknologi internet memang bikin selangkah lebih maju… rak percoyo klik http://mashendri.com/internet-membuat-saya-xlangkah-lebih-maju.html
)
SPAM! Kejar backlink.. :p
ajari aku maen gitar ndre
dari jaman ke jaman menunjukkan kemajuan. cerita kita hampir mirip gan, dari jalanan, buku dan akhirnya mencari tab2 gitar di internet.